teratai itu sedang mekar

kenapa hari ini? kenapa nulis hari ini setelah sekian lama?

kata seseorang, orang yang lagi stres, malah suka menyiksa diri.

mungkin relevan dengan keadaan gue sekarang. mungkin tidak. anda yang putuskan.

kata seseorang hari ini, bola ada di tangan anda. hmm, betapa sulitnya gue untuk menjawab itu. i’ll give you a lead. bola itu berkaitan dengan kerjaan. jadi putusan untuk memperpanjang kontrak atau tidak tentunya aku yang akan membuat. putaran bola cenderung ke arah… berhenti. yes, guys. it’s time, yar! kata seseorang barusan saja, daripada cuma jadi mesin. sepertinya itu mewakili perasaan gue banget. jadi mesin, serba otomatis, harus selalu mematuhi perintah. titah. jadi biarlah, kasih gue waktu untuk mengulur. entah apa tujuannya. i know it’s peak season. waktunya membanting keringat dan memeras tulang. ombak pasti berlalu. habis gelap terbitlah terang. tapi sepertinya gue menuai badai.

pada hari ini, gue harus ngajar bahasa inggris. suatu kelas semacam kursus yang kurang menarik perhatian. mungkin gue seneng berbagi ilmu, tapi itu bukan berarti gue guru yang baik. sepertinya gue kalo ngomong loncat-loncat dan terlalu sering curhat. menurut gue sendiri sih, gue membingungkan orang (untuk tidak bilang menyesatkan). yah… kelas itu berjalan juga, dengan total peserta 2 orang. setelah setengah jam berusaha masang in focus ke laptop jadul gue… akibatnya, kerja gue yang biasanya jadi keteteran. orang komplain sana-sini. orang terus kasih kerjaan. maklum « peak season ».

hari ini tepatnya, gue harus makan siang untuk urusan kantor. mereka butuh untuk booking gue selama dua hari penuh untuk tujuan proposal besar. i dont really mind. in fact, i feel i’m being involved in such a huge project. it’s something. but i suppose there’s not much to learn from. dasar anak bawang. a lost child in the block. exiled in a cubicle. in an old IBM T43 which can’t connect to in focus directly… errrr!!!

dan hari ini pula, gue terima ID card buat akses pintu kantor. ID card dengan foto gue sendiri. dengan nama perusahaan, bagian, nomor pegawai, dan nama gue tentunya. ID card yang bisa berguna untuk dapet sekedar potongan harga di hamparan toko seputar kantor gue (fyi, kantor gue diapit 2 mal, tanpa harus menghirup udara non-AC). 

pada hari inilah, gue mengaku ke nyokap, bahwa gue mendengar sesuatu di telinga kanan gue. may not be something supernatural. tapi ini bener, serius. kayak suara kutu meletus. tapi dengan volume rendah dan frekuensi banyak. sometimes. AND… jawaban dia menurut gue sangat masuk akal. ada saraf yang ga bener. padahal gue uda coba bersihin kuping pake cotton buds, atau gue mengira ada binatang bersangkar. lalu kenapa bisa ada saraf yang ga bener? bisa ditebak jawaban nyokap. karena gue terlalu capek. gue menjawab, sedikit membantah, tapi ini muncul setelah gue kebanyakan tidur pas akhir minggu panjang kemaren. ga ngepek. dia bersikukuh, gue terlalu capek. i dont blame her. i can’t say she’s wrong either. she knows my life, how i run this « machine » of mine.

dan malam ini, seseorang bikin gue ge-er. cukup menghibur, walau sebenarnya sakit. tiktiktiktiktiktiktiktiktiktik